Udara musim panas di kota Tokyo siang ini terasa lumayan panas, Leona menghirup aroma tanah bekas hujan yang tercampur bau knalpot kendaraan. Suasana yang sibuk seperti biasa, ia berdiri seketika saat matanya menangkap kehadiran bus yang akan membawanya ke tempat tujuan. Beruntung baginya karena di dalam bus tidak lagi dipenuhi sesak orang-orang seperti kemarin, setelah mendapatkan posisi duduk yang nyaman, Leona mengeluarkan ponselnya untuk mengecek email. Tidak banyak email yang masuk, begitu pun dengan pesan pribadi. Kontak dengan nama Yuta dan Irene, memenuhi isi pesan pribadinya. Leona terkekeh geli saat melihat pesan yang dikirim Irene, perempuan itu sama cerewetnya dengan sosok yang dipanggil ibu. Ia menghembuskan napas pelan, satu pesan muncul di layar ponselnya. From : Yuta Se

