Bab 37 Kenangan yang terlupakan (2)

1033 Kata

“Ayah, aku tidak mau menikah untuk saat ini.” Kalimat penolakan itu terdengar jelas dari mulut Eugene. “Aku bahkan baru lulus kuliah,” lanjutnya. “Kenapa? Apa karena mimpimu itu, kau menolak perjodohan ini?” Jimmy, ayah Eugene tersenyum miring. “Ayah, kumohon. Aku hanya ingin mengejar mimpiku, kelak saat menikah pasti harus fokus mengurus keluarga. Karena itulah, jangan memaksaku terus.” Eugene berkata dengan memelas. Perdebatan alot ini telah terjadi sejak setengah jam yang lalu, padahal dia lelah dan ingin segera beristirahat. Namun, sang ayah malah menghadangnya di ruang tamu. “Mimpi? Apa menjadi seorang penulis novel mampu membuat perusahaan tetap bertahan? Tidak! Keluarga Lee telah berbaik hati mengganti hutang perusahaan dengan perjodohan ini,” jelas Jimmy. Dada Eugene bergemuruh, e

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN