Bab 38 Akhir Kisah Kita

1394 Kata

Tiga tahun yang lalu Di rumah ibu Bidan sudah ada Ratih, pak Cahyo, bu Lia dan Gusmi. Harum sop kimlo menyeruak dari arah ruang makan. Uhm ... sedap. Sandy masuk ke kamarnya langsung mengambil handuk. Masuk kamar mandi Shower dia hidupkan campur air panas dan air dingin. Dia stel pada ukuran hangat air yang dia tampung pada telapak tangannya. Nih ... mantap. Air hangat membasahi tubuhnya mulai dari kaki sampai ke atas kepala. Walaupun hari ini sangatlah melululantakkan perasaannya, Sandy masih bisa menikmati kesegaran yang diberikan sensasi air hangat yang dia nikmati saat ini. "Aku harus kuat, masih ada ibuku terkasih memberi segumpal kasih sayang untukku. Ros sudah menentukan jalan hidupnya tanpa bersamaku. Terima kasih Ros ... kebersamaan kita selama masa kuliah," Sandy bermonolog d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN