Bab 24

1923 Kata

Sudah hampir dua bulan aku tinggal di vila Adri bersama Pak Arofik dan istrinya yang menemaniku. Tak banyak yang bisa kulakukan selain diam di rumah, menonton televisi atau hanya sekedar melihat berita dari layar ponsel. Lama kelamaan selama beberapa hari ini aku mulai merasa rindu dunia hiburan, syuting iklan, maupun kesibukan di lokasi syuting film, serta tak lupa dunia pesta yang menyenangkan sehabis sibuk bekerja. Aku mendesah, karena tinggal di sini dan menerima tawaran Adri, aku tidak bisa lagi menikmati dunia itu dan hanya terpaku melihat televisi tiap hari. Semua mungkin tidak akan terlalu membosankan kalau Adri ada di sini, tapi dia juga sibuk dengan keluarga dan bisnisnya sendiri. Kadang kala dia juga menelpon, meski tak sering untuk menghindari kecurigaan Adya. Yang aku lakuka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN