CHAPTER #45 EMPAT PULUH LIMA Badannya menimpa meja itu dan langsung ambruk tertindih badannya. Wisnu yang memperhatikan jalannya perlawanan kedua temannya berjalan menghampiri orang yang masih terlentang diatas meja yang ambruk. Kaki Wisnu bergerak terayun mengarah kepada perut orang itu. Ada suara erangan keluar dari mulut oang itu kemudian terdiam. Wisnu kemudian membalikan badannya dan mengikat tangan orang itu dengan tali plastik yang dibawanya. Nana yang kelihatannya terpojok oleh sabetan senjata tajam dua orang bersamaan bersender didinding warung. Wisnu meraih sebuah bangku panjang yang ada didekatnya. Dengan cepat bangku itu diangkat dan dilemparkan kearah kedua penyerang Nana. Saat bangku itu melayang diatas, badan Wisnu j

