CHAPTER #29 DUA PULUH SEMBILAN “Mulai!” Teriak Wasit itu. Bayu menundukan wajahnya kemudian membungkuk pada Wisnu. Begitu juga Wisnu membungkukan badannya. Keduanya menarik tangan kanan terkepal kebelakang, membuka telapak tangan kirinya. Lalu memundurkan kaki kanannya setengah langkah kebelakang. Diiringi teriakan keras keduanya meloncat bersamaan. Kedua tubuh sahabat itu melayang diudara dan melancarkan jurus tendangan lurus masing-masing. Wisnu diatas bisa menghindari tendangan melayangnya Bayu dan menggerak tangan kanannya untuk menghajar wajah Bayu dan mengena telak di wajah Bayu sebelah kiri. Sebelum badan keduanya turun ke bawah, Bayu yang wajahnya terkena pukulan tangan Wisnu, tangan kirinya bergerak dari bawah keatas mengi

