Beautiful in White

1687 Kata

Author’s POV Lina merapikan riasan bulu mata putrinya. Dia mengoleskan tipis lipstick warna soft pink ke bibir tipis putrinya, menambah kesan cantik natural di wajah putri kesayangannya. Kebaya yang dikenakan putrinya adalah hasil rancangannya. Dia memilih warna putih, tak terlalu banyak aksen tapi terlihat anggun dan elegan dengan sentuhan rimpel bunga kecil-kecil dan sedikit mutiara di tengah bunga. Lina tersenyum menatap putrinya. Rania membalas dengan ulasan senyum. Ada sesuatu yang mengganjal di benaknya. “Mama udah telpon papa? Papa kenapa belum datang ya?” Rania mulai cemas. Dia takut papanya tak akan datang. “Sudah sayang. Mama sudah telpon. Bahkan mama minta supir mama jemput papa kamu, biar nggak bingung nyari alamat rumah Gifar di sini. Tadi mama telpon Dadang, mereka sebent

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN