Author’s POV Gifar membaca deretan huruf dalam pesan WA yang dikirim pak Wijaya. Gifar memejamkan mata sebentar. Dia menatap Rania yang masih terpekur dan terlihat bingung. Tentu ini pilihan yang sulit untuk Rania. “Apa yang akan kamu pilih Ran?” Pertanyaan Gifar belum bisa ia jawab. Dia tak tahu apa yang harus ia putuskan. “Aku bingung banget Gi. Di satu sisi aku ingin kita menikah, di sisi lain aku juga nggak mau kehilangan papa. Jika aku memilihmu, aku harus pergi dari kehidupan papa. Berat rasanya membayangkan aku kehilangan papa.” “Kamu nggak cuma kehilangan papamu tapi juga fasilitas mewah dari papamu, bisnismu, kamu akan memulai semua dari nol bersamaku. Tapi aku nggak akan pernah menyia-nyiakanmu dan anak kita Ran. Aku mohon, tetaplah menikah denganku. Andai kamu pilih pilihan

