Lembaran Baru

2274 Kata

Author’s POV Gifar menghentikan mobil di pelataran rumah megah, rumah elit yang beberapa hari yang lalu, baru saja mereka kunjungi. Mereka kembali lagi ke tempat ini untuk menyampaikan keputusan Rania dan mengembalikan barang-barang yang Rania dapat dari papanya. Gifar mengangkat kardus-kardus berisi dress, tas dan sepatu yang Rania peroleh dengan uang papanya. Baju, tas dan sepatu itu semuanya bernilai fantastis. Kardus-kardus itu Gifar tata di teras rumah. Rania merasa sangat gugup. Ia selalu cemas dan takut menghadapi papanya. Gifar menggenggam tangan Rania dengat erat untuk memberikan support dan meyakinkannya bahwa semua akan baik-baik saja. Pak Wijaya kali ini bersikap lebih tenang menghadapi anaknya dan pemuda yang telah merusak hidup Rania. Tapi ekspresi wajah tegas dan gaharnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN