- Drama kursi setengah porsi -

1796 Kata

“Datanglah lebih dulu dariku!” Itu adalah ucapan Taufan setiap kali aku meminta izin duduk di sebelahnya. Kenapa seh pelit banget ketimbang soal kursi. Dulu aku tidak setuju duduk bersama Bara, tapi tetap bisa bertoleransi. Enggak ngusir dia dan tidak memperbolehkan dia duduk sama sekali. Kenapa Taufan angkuh sekali?   Hampir dua bulan telah berlalu, hari-hariku masih saja begitu. Berebut kursi dengan Taufan jadi pertengkaran harian, dan aku selalu kalah. Dia selalu datang lebih awal dariku. Sengaja emang, dia! Satu-satunya hari dimana aku bebas duduk dengan nyaman adalah saat ujian semester dilaksanakan. Itu pun hanya satu Minggu. Setelah itu, kembali begitu. Drama kursi seperti yang lalu-lalu. Hhaaah!! Lama-lama bokongku kempes sebelah! Soalnya yang satu selalu terbebas, sedang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN