- Drama hari pertama -

2154 Kata

  “Ssst, Key, sini!” Salah seorang murid perempuan yang duduk selang dua baris di depan dari tempatku berdiri, menawarkan diri untuk berbagi kursi. Pedahal kursi disana sudah semua terisi. Alhasil dua kursi kami gabungkan, lalu harus diduduki bertiga. Hhh, sangat tidak nyaman. Bagaimana bisa konsetrasi belajar kalau duduk seperti ini. Beberapa murid berbisik menggunakan bahasa daerah yang tidak kumengerti. Murid yang bernama Taufan itu terlihat kesal. Mungkin banyak orang memprotes sikap tidak manusiawinya. Sambil terus melanjutkan pelajaran, kami saling memperkenalkan. Tepat di sebelahku bernama Purwati. Untung saja perawakannya slim. Kursi bisa kami bagi tiga dengan baik. Sedangkan di sebelahnya bertubuh lebih berisi bernama Sumiati. Keduanya cukup ramah. Aku tidak menyalahkan mere

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN