- Mari bertahan, Sedikit lagi! -

2147 Kata

Benar saja, semua sumpah serapah yang melemahkan diri dengan keras menghantam hebat di pendengaran, sampai ke hati, bahkan ke jiwa. Dadaku terasa sesak mendengar semua tuduhan konyolnya. Leherku tercekat, ingin berbalik mengatai, menghujat lelaki tidak tau diri itu, tapi terus berusaha kutahan sebisa mungkin. Dia orang tua, tidak akan baik jika aku berkata kasar atau melemparkan ucapan tidak baik. Lagi pula teman-teman di dalam bus memperhatikan sejak tadi. Karena isakan kecil kadang terloloskan juga dari mulutku. Meskipun aku tertunduk, menyembunyikan diri di balik punggung kursi bus agar guncangan pada bahu tidak terlihat orang lain. Semua orang di dalam bus tidak tahu permasalahanku, tapi jika aku membalas umpatan menyakitkan kepada si penelpon, semua akan menilaiku tidak baik. Karen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN