"Katakan siapa yang berusaha melawanku!" teriakan Rio menggema di ruangan kerja bertema minimalis ini. Tak ada hiasan apa pun, hanya sepasang kursi tamu dan meja kerja Rio. Pria ini tidak suka melihat ruangannya 'kotor'. "Itu... " Leo membulatkan tekad. "Yang menyebabkan kekacauan ini adalah orang-orang yang memihak pada manajer Jonathan. Mereka sengaja membakar gudang sebagai balas dendam atas kematiannya. Mereka tidak terima Anda menyiksa pria itu, bahkan sampai membuatnya meregang nyawa." "Argh!" Komputer yang ada di atas meja Rio kini tergeletak di lantai. Beberapa kepingannya berserak, terlempar ke berbagai arah. Tak hanya itu, gelas kaca berisi air putih juga tak lepas dari kemarahannya. Pria ini benar-benar murka, menghancurkan apa saja yang ada di hadapannya. "b*****h BERENGSEK

