Paper Bag

1689 Kata

Binar kala itu sedang menikmati malam di depan teras rumah seperti biasanya. Ponselnya menampakkan foto-foto dirinya bersama Ailee. Dia rindu sekali dengan gadis yang sebenarnya telah meluluhkan hatinya. Cukup lama Ailee tidak datang ke rumah, panti, atau sekadar bertemu dengan Clarissa. Sejak perkataan Binar waktu lalu yang tentu saja membekas di hati Ailee, gadis itu segan menampakkan dirinya lagi. Lelaki itu sebenarnya teramat menyayangi dan mencintai Ailee. Namun, dia tetap saja tidak bisa mengatakannya pada gadis tersebut. Senyum Ailee dan segala tingkahnya selalu terngiang di benaknya. Binar selalu sedih jika mengingat dirinyalah yang telah membuat senyum ceria Ailee menjadi senyum sendu. Binar sedih karena akhir-akhir ini Ailee murung. Sebuah motor matic berwarna hitam terparki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN