Binar cukup terkejut dengan Ailee. Rasanya sangat hampa ketika anak itu tak lagi menggodanya. Tapi juga tak masalah, itu malah akan membuat Ailee lebih fokus untuk masa depannya. Entah sudah berapa lama Ailee menghindari dirinya, yang jelas Binar sudah tidak tahan lagi. Dia merasa ada yang kurang pada hari-harinya. Dia menginginkan Ailee untuk fokus pada masa depannya, tapi tidak dengan cara mengacuhkan Binar terus menerus. Kali ini Binar memberanikan diri untuk berbicara dengan Ailee. Dia baru saja mengajar di kelas gadis itu. Dan beruntungnya Ailee keluar terakhir, Binar jadi bisa berbicara berdua dengannya. "Kamu kenapa menghindar?" tanya Binar. Dia menghalangi langkah Ailee saat kelas sepi hanya meninggalkan mereka berdua. "Bukankah itu yang Pak Binar inginkan?" Ailee enggan menat

