Adhi setengah berlari saat memasuki sebuah klinik setelah mendapat telepon tak terduga di tengah perjalanannya menemui Kei. Meski, awalnya pria itu tak mengindahkan ponselnya yang bergetar disaku kemeja dongker yang dikenakannya. Tapi dering ponsel yang hanya mati sesaat karena tak juga diangkat. Lalu tak berapa lama kembali berbunyi hingga empat kali. Mau tak mau membuat Adhi resah sekaligus penasaran. Jadi, pria itu memilih untuk meminggirkan motornya. Adhi memutuskan untuk mengangkat teleponnya sejenak. Karena tiba-tiba saja, ia terpikirkan kondisi sang Bunda yang mungkin saja terjadi sesuatu? Merogoh saku kemeja untuk meraih ponsel yang lagi-lagi berdering ribut. Adhi membuka helm dan mengerjap-ngerjapkan mata, saat melihat nama yang tertera dilayar ponselnya. Ratih? Sejak hubu

