Empat Belas

2309 Kata

Freya duduk di teras balkon, kursi goyang menggerakkannya ke depan dan belakang dengan teratur, satu gelas coklat hangat dalam genggaman. Sementara Aksa berdiri membelakangi, kedua tangan bertumpu pada pagar kayu. Menghadap langsung ke kolam renang yang sedang dibersihkan oleh pak Karno. Pohon-pohon bambu kuning berjejer indah mengelilingi dinding menutupi sekeliling kolam renang.  Dedaunan kering yang jatuh itu berasal dari pohon mangga yang berdiri tegak tak jauh dari sana. Sementara di sisi lain ada beberapa pohon cemara kipas. Juga beberapa gundukan bunga kertas yang memberi warna-warni yang sangat cantik. Merah, merah muda orange dan putih.  Sementara Freya terlalu asik menyesap coklat. Dia tidak peduli dengan apa yang dilakukan Aksa, entah itu menghitung daun yang jatuh, atau mungk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN