Setelah Jaka pergi mengajar ke sekolah. Di situlah, Puspa memulai menjahit semua bahan yang ia beli kemarin. Dia akan membuat gamis dan beberapa jilbab model baru. Sebelum itu, Puspa menggambar nya terlebih dahulu di kertas khusus menggambar desain baju yang akan ia jahit. Puspa seakan lupa waktu, begitulah dia kalau sudah sangat serius ke jahitannya. Dia pasti lupa jam dan hari. Nanti kalau udah selesai jahit tiba-tiba udah malem aja. Tidak peduli badannya sepegal apa nanti, yang penting dia akan puas dengan hasil jahitannya. Tepat azan Zuhur berkumandang. Puspa memberhentikan acara jahitannya, suara panggilan dari Allah sudah terdengar. Maka dia harus segera menghadap sang Kuasa. Kalau saja Puspa lagi haid, dia akan meneruskan jahitannya itu hingga malam tiba. Puspa ini tipe pekerja ker

