"Ka, sudah!" Bahu Jaka di tahan oleh Kamal karena hendak memukul Eko lagi. "Ini di rumah sakit, Ka. Jangan sampai buat masalah dulu." Nasihat Kamal. Matanya menyorot sang menantu dengan tajam. "Ngapain kamu ke sini lagi? Belum puas kah membuat putri saya terbaring lemah di dalam sana?" tanya Kamal menunjuk ruang inap Kaira. "Pergi dari sini sebelum saya panggil petugas keamanan." Suruh Kamal dengan nada dingin. "Pa, izinin a-aku jenguk Kaira sekali saja." ucap Eko memohon ke Kamal. Tapi Papa mertuanya itu langsung menggeleng tegas. "Sebelum kasus ini berlanjut ke hukum kamu tidak bisa menemui anak saya. Kecuali dia sendiri yang ingin ketemu sama kamu." Kamal kemudian berlalu dari sana. Membuka pintu ruang inap Kaira dengan helaan napas kasar. Jaka masih menatap Eko dengan tajam. "Saya t

