49. Berita

1292 Kata

"La!" "Lala!" "Sayang!" Sani berlari menghampiri Lala yang kini bercengkrama dengan teman-teman nya. Sani, pemuda itu memumpukan keduanya tangan diatas lutut, mengatur napasnya yang menderu. "La," panggil pelan. "Kenapa sih, San?" tanya Lala dengan kening berkerut. "Lari-lari kayak udah di kejar setan aja." dengus Lala yang di tertawai teman cewek itu. Sani langsung menarik tangan Lala menjauh setelah napasnya tidak ngos-ngosan lagi. "Tadi aku denger dari guru-guru kalau bu Puspa itu lagi hamil. Makanya beberapa hari ini pak Jaka nggak jadi pengawas ujian kita." ujar Sani menggebu-gebu. "Aku nggak mau tahu, nanti pulang sekolah kita harus kesana. Nggak sabar lihat bu Puspa." lanjut Sani dengan mata berbinar. Lala menatap datar pacarnya satu ini. Menyikut perut Sani membuat pemuda it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN