Matahari masuk menyeruak ke dalam kamar di sela-sela gorden. Puspa membuka gorden sehingga matahari langsung ke dalam tanpa hambatan apapun. Jaka masih tertidur, meski demam lelaki itu sudah menurun tidak sepanas kemarin malam. Karena sepanjang malam Puspa terus mengompres suaminya itu. Membuat jam tidur perempuan itu, jadi berkurang. Tapi tak apa, Puspa ikhlas melakukan hal itu. Lagi pula ia dapat pahala dari merawat Jaka. Istri Sholehah selalu ada di dalam lindungan Allah. Puspa turun ke dapur hendak membuat kan bubur, untuk sarapan pagi Jaka. Tanpa memperdulikan keadaan sekitar. Puspa menguncir rambutnya seperti ekor kuda. Agar tak gerah saat memasak. Perempuan itu tidak sadar, kalau Jaka datang menghampiri nya. Lelaki itu langsung memeluk erat tubuh Puspa dari belakang. Menjadikan sa

