Malam harinya seperti Jaka bilang. Mereka pergi ke kondangan teman Jaka waktu sekolah menengah atas. Pesta pernikahan itu sangat meriah. Membuat Puspa terkagum sendiri, mengingat pernikahannya dengan Jaka tidak seperti ini. "Kamu duduk sini dulu, biar aku ambilkan makan buat kamu." suruh Jaka. "Eh, nggak usah mas." larang Puspa langsung. "Aku bisa ambil sendiri kok." Jaka menggeleng tegas. "Jangan, nanti kamu dorong-dorongan di sana." katanya seperti terlihat posesif. Puspa hanya mampu menghela napas, memperhatikan Jaka dari tempatnya yang kini mengantri mengambil makanannya yang di hidangkan. Tak berapa lama Jaka datang membawa dua piring berisikan makanan. Ini mode mereka kondangan makan dulu baru salaman sama pengantin. Setelah keduanya makan, Jaka langsung mengajak Puspa berbaur d

