Jaka menoleh ke samping. Mata Puspa sudah terpejam rapat. Tidur dengan bertumpu tangan Jaka sebagai bantalan nya. Karena kini mereka masih berada di dapur. Keduanya bukan habis b******a, Puspa langsung memukul Jaka bertubi-tubi setelah mengatakan itu. Pun keduanya lanjut bercerita tentang apa saja. Hingga akhirnya Puspa tertidur pulas di samping nya. Jaka pun menggendong istrinya dan menidurkan Puspa di kamar mereka. Jaka tersenyum melihat wajah Puspa yang terlelap, lalu mengecup kening istrinya sekilas. "Semoga mimpi indah bidadari." bisiknya pelan. Setelah itu Jaka turun ke bawah, lelaki itu menggeleng pelan melihat dapur mereka yang kacau balau. Tapi kembali tersenyum mengingat kejadian yang sangat romantis tadi. Ah, seandainya Puspa mau diajak b******a di dapur pasti itu seru sekali

