16. Waktu

1180 Kata

Jaka mengusap wajahnya kasar. Menghembuskan napas lelah kemudian, lelaki itu melirik kearah kasur. Di mana Puspa sedang tidur meringkuk di balik selimut tebal. Kini Jaka terduduk di sofa yang sengaja ia sediakan di dalam kamar. Lelaki itu mendesah frustasi. Merasa dirinya adalah pria b******k. Bisa-bisanya menganggap Puspa adalah Pipit. Halusinasinya terlalu tinggi, serta penyakit yang bertahun-tahun telah hilang kini kembali. Gejala Halusinasi untuk dirinya yang penderita skizofrenia paranoid. Saat dirinya memasuki sekolah menengah atas, Jaka sering berhalusinasi secara berlebihan. Dia akan melihat sesuatu yang tak nyata, sama halnya seperti ia menganggap Puspa itu adalah Pipit. Jaka bisa sadar kalau dia kembali diingatkan dengan kejadian yang sangat menonjol. Buktinya, ketika dia tadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN