*** Tidak ada yang lebih menyakitkan dari pengkhianatan. Apalah artinya sebuah janji, apa pula artinya kepercayaan jika harus mendapatkan pengkhianatan seperti ini. Beruntung Vivian sejak awal tak pernah mempercayai Dafa namun dirinya percaya pada Manda. Sayang, perempuan itu tak pantas untuk dipercayai. Manda membodohinya dengan cara yang tak terduga. Perempuan itu merebut perhatian dari dua orang yang ia sayangi secara sekaligus. Vivian merasa Manda sangat licik. Perempuan itu bermuka dua. Di depan Arfa dia sangat manis namun tanpa Arfa ketahui Manda masih saja bertemu lelaki lain. "Kau akan merasakan pembalasanku, Kamanda!" ujarnya dingin. Vivian tidak sabar untuk menemui Arfa dan mengatakan semuanya pada lelaki itu. Ia yakin betul Arfa tidak tahu menahu tentang pertemuan antara Dafa

