Empat puluh delapan

1027 Kata

Semua sudah diputuskan, kini semangat Hendro kembali berkobar. Tak Ada lagi rasa malas dalam dirinya, kini dia ingin bersemangat untuk mencari nafkah, karena besok dia akan menjadi seorang ayah yang akan memiliki tanggung jawab besar untuk menafkahi anaknya terutama untuk mendidiknya. Memang kerinduan terbesar dalam diri sepasang suami istri adalah seorang anak, hal yang sama sekali belum pernah mereka rasakan. Kerinduan demi kerinduan, kini semua sudah mulai terobati. Hati yang membatu,jiwa yang menolak pada akhirnya akan luluh dan saling mengungkapkan keinginan dan kerinduan masing-masing. Nining tersenyum penuh bahagia, kesalahan terbesar baginya karena telah menolak permintaan suaminya waktu itu. Sebenarnya dia masih ingin berusaha makanya menolak permintaan Hendro, tapi melihat kead

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN