Setelah melalui pencarian selama hampir setengah hari, Zafran berhasil menemukan Mario dibantu oleh Avana. Mario masih berada di villa daerah Bogor, duduk termenung seorang diri. Matahari siang menyinari profilnya, membuat wajah Mario yang menawan semakin tampak mempesona. Meski wajahnya menguarkan ketampanan, tidak begitu dengan sinar matanya. Dia seperti tenggelam di sebuah dimensi khusus, tak peduli pada sekelilingnya. Dari sore hingga pagi, Mario tak berhenti mencari Shiren. Kondisi Shiren sedang berada di titik terendah. Dia khawatir usaha pelarian wanita tersebut bukannya berhasil, malah mengantarkannya pada kesialan lain. Membayangkan ini membuat Mario diliputi kecemasan. Namun, setelah dua jam lalu dia mendengar seorang penduduk lokal mengatakan melihat wanita dengan ciri-ciri

