Persinggungan Sesaat

2168 Kata

Shiren berhenti di depan restoran, melirik heran pada seseorang yang tadi diperkenalkan sebagai Mario. Jika diamati lebih jauh, lelaki ini sepertinya memiliki wajah campuran Eropa. Beberapa orang melirik terang-terangan ke arah Mario, terpesona oleh ketampanannya yang dingin. "Loe bisa pergi ke mana pun yang loe mau! Loe nggak harus ikutin gue!" Shiren berkata sambil lalu. Dia meneruskan langkahnya, mencari tempat makan yang sesuai selera. Shiren tiba-tiba berhenti, dia melirik ke belakang, menyadari Mario ternyata membuntutinya. "Ngapaian loe ngikutin gue? Gue mau makan ke tempat lain. Loe nggak perlu khawatir gue bakal ganggu kencan kakak loe sama Zafran. Percayalah, gue nggak minat buat lakuin itu semua!" Karena Shiren beranggapan Mario mengikuti dirinya untuk menjaga agar Shir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN