Adrian terdiam sejenak. Ia memang merasa kesal, namun setelah mendengar perkataan Aira hatinya mulai melunak. "Perkataanmu kepada Xixi mungkin sedikit menyakiti hatinya, aku harap kamu bisa bersikap lebih baik kepadanya." Aira sudah berjanji pada Xixi untuk membantu menjelaskan semuanya kepada Adrian. Adrian tampak tidak terima dengan perkataan Aira. "Tidak. Aku tidak bisa membiarkan dia berada dekat-dekat denganku lagi!" Adrian merasa enggan melihat wajah perempuan itu lagi. "Aryan!" Aira merasa kesal. Adrian tidak bisa berjanji kepada Aira bagaimana ia akan memperlakukan wanita itu nantinya, karena ia tidak ingin perempuan itu sampai berharap lebih kepadanya. "Sudahlah! Kamu sebaiknya segera kembali ke kamarmu!" Perintah Adrian tidak bisa diganggu gugat. Setelah memastikan Aira ke

