POV Samudra Wajah itu, wajah putus asa. Baru kali ini kulihat seorang wanita berputus asa saat menduga calonnya bakal meninggalkannya lagi. Tidak May, aku tidak sepengecut itu. Aku akan menepati janjiku sebagai seorang laki-laki. Bagaimanapun caranya. Entah aku harus datang dengan bersimbah darah pun akan kulakukan. Untungnya aku dan keluarga datang tepat waktu. Ada yang mencoba mencelakai kami dengan sengaja menabrak mobil yang kami tumpangi, dari arah belakang dan samping. Untung saja mobil kami tidak oleng. Kami yang berada di dalamnya selamat. Hanya bagian samping dan belakang mobil yang penyok dan baret parah. Bulan sempat ketakutan. Aku tidak tinggal diam. Kuperintahkan orang kepercayaan mencari tahu dan menyelidiki apa motif dua mobil itu menabrakkan dirinya ke arah kami. Wajah

