Aku terduduk kembali di kursi sambil mencerna isi pesan Nirmala. Ting! Ada pesan lagi masuk ke ponsel. Dengan cepat kubuka. [Ada apa Sayang? Seperti orang kebingungan. Nirmala kemana?] Ternyata pesan dari Mas Sam. Kukirim pesan padanya kalau aku baik-baik saja,tidak ada masalah apapun. Lalu kembali menatap ponsel fokus ke pesan Nirmala. Besok kalau pulang jangan jauh dari Mas Sam? Kalimat itu k****a ulang. Ya, tentu aku tidak akan jauh darinya. Namun untuk apa Nirmala memperingatkanku begini? "Hei, sendirian? Boleh gabung?" Lagi fokus ke ponsel, ada seseorang menyapaku dan meminta bergabung di meja yang sama. Aku mendongak dan memindai penampilan lelaki di depanku ini. Kukitari meja sekitar masih ada yang kosong. Aku juga tak sengaja menoleh ke arah Mas Sam, dan lewat sorot mat

