Ariana POV “Hai,” sapaku pada seseorang yang tengah merangkai potongan bunga tulip diatas meja. “Selamat pagi, nona,” balasnya dengan kedua ujung bibir yang terangkat. “Sibuk?” Tanyaku. “Tidak,” jawabnya. “Apa anda butuh sesuatu?” Aku menggeleng singkat lalu duduk di kursi samping meja yang digunakan wanita itu untuk meletakkan bunga serta vasnya. Dia adalah Lani. Seorang kepala pelayan yang penuh kasih sayang dan begitu setia padaku. “Sudah cukup lama sepertinya kau tidak ke New York, apa tak ingin mengunjungi anak-anakmu?” Tanyaku yang dibalas senyum simpul wanita paruh baya tersebut. Lani pernah memiliki keluarga sendiri, ia juga memiliki dua orang anak yang usianya tak jauh berbeda denganku. Namun, ia tak cukup beruntung untuk bisa merawat keduanya secara penuh. Semua karena man

