16 A Greeting

1719 Kata

Evander POV Singapore, 08.55 PM Pandanganku tak jelas. Semua yang ada didepan mataku terlihat berkabut dan sangat asing. Aku bahkan tak tahu sedang ada dimana dan ini membuatku sesak. Berkali-kali mencoba berteriak, namun suaraku seperti tertahan. Hingga akhirnya sayup-sayup kudengar sebuah suara tawa kecil merangsek masuk dalam indra pendengaranku. Pepatah mengatakan, curiosity kills the cat. Tapi kucing ini berani mengambil resiko  untuk mencari tahu apapun tentang suara itu. Kakiku melangkah semakin jauh mengikuti suara tawa yang semakin terdengar nyaring. Jelas sekali itu adalah tawa seorang anak kecil. Balita? Bayi? Entahlah. Hanya saja itu merupakan tawa geli serta bahagia seorang anak. Setidaknya, aku tak akan sendirian di tempat asing ini jika bisa menemukannya. Dan pastinya, an

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN