RAYUAN

607 Kata

Ranti menikmati sarapannya, roti keju yang ia buat sendiri. Ario dihadapannya, membaca koran. Ranti menatapnya. Ario balas menatapnya, tapi lalu kembali membaca koran. Sesaat kemudian, kembali melirik kekasihnya. Ranti terus menatapnya.. "Apa?" Ario akhirnya menyimpan korannya. "Hhh.. Tidak," Ranti menghela nafas, lalu kembali mencuil roti itu sambil memakannya. "Ahhh.. Apa?" Ario mendekatinya lalu mengangkat kursi Ranti dan membalikkan kursi itu menghadapnya. "Oww.. Ario kamu kuat, keren. Aku tambah kagum..." Ranti terpesona. Ario mengangkat kursi yang sedang ia duduki. Kursi dan dirinya mungkin 55 kilo, tapi terlihat dengan mudah Ario angkat. "Ow kamu kagum sama aku? Ario tersenyum bangga. "Ah tapi lupakan. Kamu mengalihkan pembicaraan. Apa?" "Iya aku kagum. Kamu keren, ganteng,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN