Ario berbaring di tempat tidur, lalu melihat jam dinding. Jam 8.. Ah.. Ia berguling-guling di tempat tidur. Tidak bisa tidur... Dan tidak ingin tidur. Ranti belum juga pulang. Ario telungkup, menutup kepalanya dengan bantal. Rasanya tidak ingin melakukan apapun. Biasanya saat luang ia menghabiskan waktu dengan menonton. Kali ini, tidak ada gairah untuk melakukan apapun. Ahhh.. Ario duduk, lalu bangkit menuju dapur. Ia meminum air putih dingin, sambil menatap jam dinding, pukul 8 lewat 10. Huuhh.. Ia ingin menghubungi Ranti. Tapi tidak ingin mengganggunya. Akhirnya Ario masuk ke ruang kerjanya dan membaca buku. Tak lama, ia kembali melihat jam, setengah 9 malam. Waktu berjalan lambat. Ario tidak suka. Ia menutup bukunya, lalu kembali berjalan ke dapur, dan meminum air putih dingin. Hhh.

