Satu bulan kemudian ... Kehidupan percintaan antara Tovic dengan Aya sangatlah mulus. Tovic yang sudah dewasa dan siap mentalnya untuk segera menikah pun bisa mengimbangi sikap manja Aya dan trauma Aya yang sempat gagal menikah. Aya sendiri perlahan mulai membuka hati. Dulu, ia menerima Tovic karena ingin mencoba dan kebaikan Tovic yang tidak bisa Aya lupakan. Aya bisa sukses karena Tovic. Setidaknya ini sebagai ucapan terima kasihnya pada Tovic. Hari ini, Aya baru selesai sesi pemotretan di kantor. Ia baru saja masuk ke kamar ganti untuk mengganti pakaian. Saat melepas pakaian, ada seseorang yang masuk dan langsung bilang kata maaf dengan keras. Suaranya terdengar tidak asing. "Maaf ... Aku gak sengaja," ucap lelaki itu tak lain Tovic. Aya sempat berteriak saat melepas pakaian dan te

