39

1018 Kata

Tovic sudah berada di Apartemen Aya malam ini. Ia sengaja datang lebih awal untuk mengantarkan gaun malam yang akan di pakai Aya nanti malam saat makan malam. Ya, Tovic mengundang Aya makan malam bersama keluarganya. Karena keluarga Tovic sudah sangat menginginkan Tovic menikah. Bukan hanya karena faktor usia saja. Tovic memang sudah mapan dan cocok untuk berumah tangga. Aya duduk di sofa ruang tengah sambil memegang satu paper bag berisi baju dan sepatu. "Kenapa mendadak banget sih, Mas?" ucap Aya lirih. "Maafkan aku, Fadila. Aku tahu, kamu pasti marah," ucap Tovic menyesal. "Bu -bukan gitu, Mas. Kan aku udh bilang sama Mas ... Aku perlu waktu untuk ini. Kalau kayak begini, kesannya aku ditodong tahu gak ish," ucap Aya kecewa. Tovic berdiri dan mendekati Aya. Ia duduk dan memegang t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN