GRACE -- Aku terbangun pagi itu begitu cahaya matahari menyusup masuk melalui celah kecil di jendela. Ketika aku membuka mata, semuanya tampak berbayang. Lemari-lemari kayu seolah bergerak-gerak ke kanan dan kekiri, nakas di sampingku juga ikut bergerak dan aku merasakan dindingnya menyempit. Langit-langit itu seakan hendak rubuh dan menimpaku. Sekujur tubuhku terasa pegal dan sesuatu mengaduk seisi perutku sehingga aku merasa mau muntah. Aku tidak bisa mengingat apa yang terjadi semalam tapi yang kutahu, aku tidak berada di ruanganku. Ranjangnya juga terasa keras dan lebih sempit. Sesuatu di belakang seakan menghinpitku dan tepat ketika aku menggeser tubuh, sebuah lengan besar melingkari perutku. Tubuhku menegang seketika. Aku menggeser lengan itu dan bangkit duduk secara perlahan.

