Demi Masa Depan Kinclong

773 Kata

Mei 2015 Riasan wajah hasil pekerjaan perias profesional khusus untuk acara wisuda itu, membuat wajah Alika tampak cantik. Wajahnya sangat berbeda dari hari-hari sebelumnya yang tanpa make up. Meski telah dipuji teman-temannya yang meng-hadiri wisuda, Alika merasa riasannya sia-sia. Raut murung tidak bisa disembunyikan Alika sesampainya di rumah. "Baru diwisuda kok murung ngono, Nduk?" tanya Ramdan yang keheranan melihat Alika murung di hari kelulusannya. "Ndak apa-apa, Pak. Cuma capek saja. Ini betis Alika nyut-nyutan karena ndak biasa pake heels." "Ya sudah, kamu istirahat sana." Alika mengangguk lemah lalu berjalan menuju kamarnya sambil membawa buket bunga pemberian teman-temannya, terkhusus pemberian bunga dari Sena, kakak tingkat sekaligus sahabat Ardi. "Kak Sena aja bisa kasih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN