"Ngapain juga gue minum air s**u Mama lo yang rasanya kayak asap knalpot motor itu." - Ayap - "Air s**u Tante gue aja, Yap, rasa air rebusan beras, enak, manis, terus ada kecut-kecutnya gitu." - Karai - "Air s**u Nenek gue, dong, Yap, rasa minyak tawon." - Bilma - Puluhan motor terparkir di pangkalan dekat pasar. Waktu Ayap merenung di atas jok salah satunya, motor-motor lain malah terkesan semakin dinyaringkan bunyi gasnya. Ayap melotot ke arah Pokeng. "Eh, hidung peyot, lo sama teman-teman lo yang kayak karet dot kusam itu bisa diam nggak, sih?" Hardik Ayap. "Gue butuh konsentrasi, nih. Gue turunin pangkat lo jadi tukang betulin knalpot berkarat baru tahu rasa." Pokeng malah berbinar. "Wah, itu jabatan yang paling gue impikan selama ini, Yap." Ayap mengernyitkan hidung. "Dasar

