Sekarang Ayap puas-puasin, deh, minum air susunya Mama, tapi ingat besok pagi bersihin bekas ngompolnya sendiri, bersihin peralatan bayinya sendiri, dan perawatan bayi sendiri, ya. Tumba sudah rapi waktu Ayap belum bangun. Dia merenung di meja makan. Pagi ini dia takkan memberikan air susunya kepada Ayap. Dia akan membiasakan anak itu untuk tidak terlalu bergantung padanya, terlebih untuk urusan perawatan bayi. Semua ini memang salahnya. Karena terlalu sayang dan sejak dulu sangat menginginkan anak, akhirnya dia memerlakukan Ayap selalu seperti anak bayi. "Aku harus pergi untuk sementara waktu," gumam Tumba sambil melihat ke arah pintu kamar Ayap. "Ayap akan selalu seperti ini jika aku terus berada di sini. Setidaknya dengan cara ini Atap akan bahagia melihatnya di sana." Setelah itu,

