DRAMAQUEEN 32.02

2301 Kata

Seminggu kemudian, "Tolong bangunin aku kalau film sosor-sosorannya sudah habis," gumam Jelita, mencari posisi nyaman di salah satu kursi bioskop di samping Pretty yang sibuk mengunyah popcorn dan mencoba memejamkan mata. "Kamu sudah aku bayarin nonton malah ngorok. Gimana sih?" "Kenapa juga kamu pilihnya film yang isinya kebanyakan cipokannya begitu," desis Jelita. "Sudah tahu orang lagi beparan karena gak kawin-kawin, malah dibikin makin baper." "Awww—“ Pretty menoyor kepalanya. "Kamu itu ngigo atau gimana? Memangnya di Indonesia boleh film yang isinya adegan sensor semua. Ini tuh cuma film romantis biasa yang bikin mewek bukannya adegan cipokan seperti yang kamu bilang tadi." "Ah masa sih?" Jelita melihat ke arah layar. "Perasaan dari tadi yang aku lihat adegan cipokan mulu." "I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN