Chapter 32

1165 Kata

PATAH HATI “Emily, ‘kah?!” Naya langsung menebaknya sendiri. Dadanya terasa bergemuruh ketika melihat Chandra menganggukkan kepala. Chandra terus memperhatikan ekspresi wajah Naya. Dia ingin tahu bagaimana reaksinya ketika mengingat nama wanita bule itu. “Kamu cemburu sama Emily?” tanyanya penuh percaya diri. Naya terdiam sesaat, seperti ada kerikil yang menyumbat di tenggorokan. Rasanya begitu gugup dan sesak hingga membuatnya harus beberapa kali menelan ludah. “Ke-kenapa aku harus cemburu? Itu ‘kan hak kamu mau berhubungan sama siapa aja,” jawabnya seraya membuang muka. “Gimana kalau aku mau nikah sama Emily?” Pertanyaan itu membuat Naya tersentak, sama seperti guntur yang baru saja terdengar menggelegar. Hujan yang turun pun semakin deras. Jarak pandang semakin berkurang se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN