Chapter 33

1172 Kata

KEPUTUSAN NAYA Naya semakin diserang oleh rasa takut. Bila Chandra pulang tanpa membawa mobil atau motor, itu artinya dia benar-benar akan berangkat dalam waktu dekat ini. “Chandra, tunggu!” teriaknya menggema. Namun, mobil itu sudah lebih dulu melaju. “Chandra ….” Naya kembali berteriak sekencang yang dia bisa. Berulang kali dia memanggil. Sayangnya, mobil itu tetap pergi. Wanita berhijab itu bergegas keluar dari kamar dan menuruni tangga dengan cepat. Kemudian, dia berlari menuju teras dan membuka pintu pagar. “Chandra!” Naya berdiri dengan napas tersengal-sengal. Aliran darah seakan berkumpul di kepala hingga terasa sakit dan berdenyut. Akan tetapi, seseorang yang terus menerus dia panggil itu telah menghilang. Tubuh Naya kembali melemah, tenaganya hilang sudah. Genangan yang ada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN