Chapter 14

1250 Kata

SERBA SALAH “Apa saya mengganggu momen romantis kalian?” Naya tersentak ketika bahunya tiba-tiba dirangkul oleh Narendra. Hampir saja dia lupa menarik napas, apalagi saat tubuh mereka semakin erat tanpa jarak. Baru kali ini, indera penciumannya bisa menghirup keharuman khas dari sang suami. Wangi citrus yang bercampur dengan aroma rempah itu mulai masuk dan tersimpan dalam memorinya. “Yang sakit istri gue, kenapa lo yang ribet?” ujar pria brewok itu dengan ketus. Pandangan Chandra beralih pada tangan kakaknya yang seolah ingin menunjukkan kemesraan antara pasangan suami istri. Akan tetapi, dia tahu bahwa itu pasti hanyalah bagian dari sandiwara. Ditariknya napas dalam untuk meredakan rasa cemburu yang muncul dalam hati. “Gue cuma ngejalanin perintah Bunda, sekalian otw ke kampus! Karen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN