[12] Semangkuk Mie Rebus dan Telur

1322 Kata

“Lelang keperawananmu!” Deg! “Akan aku pastikan hargamu jauh lebih tinggi dari itu.” Jantung Kalista seolah langsung melesak ke perutnya. Ia terperangah hebat. Sebuah ide yang kelewat gila kini telah disodorkan sang madam untuk mendapat persetujuannya. Sementara Kalista masih berada di ambang batas kesadarannya, Madam Rose kini tengah menghitung seberapa banyak keuntungan yang mampu diraupnya dengan instan jika ide itu terlaksana. Benaknya sudah mengangkasa tinggi, mengharap pundi-pundi uang yang akan memenuhi isi rekeningnya. Kalista merupakan primadona di bar miliknya. Hanya untuk ditemani minum saja banyak pria yang rela merogoh koceknya dengan harga tak masuk akal, apalagi kali ini tentang menjadi seseorang yang paling pertama untuk merenggut suatu kehormatan sakral dari sang Kali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN