Chapter 43

1373 Kata

"Jadi, sebenarnya dia itu siapa?" Tanya Adrima perlahan. Melihat bagaimana raut wajah adik iparnya yang menegang, membuatnya semakin penasaran dengan sesuatu yang terasa begitu janggal. "Ehm... Lucky itu, mantan Zira kak." Adrima tampak mengangguk-anggukan kepalanya tenang. Bahkan kakak dari suaminya itu memandangnya santai. "Jauhi dia. Ingat posisi. Kalau begitu, kakak permisi." Zira menahan napasnya sebentar. Jadi.. cuman segitu?! "Kok si kutub bisa tau?!" Tanya David sedikit berbisik sembari menutup pintu. Zira menggelengkan kepala bahwa ia pun tak mengerti. Nggak mungkin kan kalau kak Alene yang ngasih tau? "Yaudah lah biarin. Mau gimana lagi," pasrah David dan menjatuhkan dirinya pada kasur. Matanya menatap langit-langit kamar. Meresapi semua yang ada. Sempat terlint

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN