"Raline atau Radiva?" Tanya Alene pada Zira dan David. Entah kenapa, tapi tubuh Zira tiba-tiba saja meremang. "Kakak tau, kita mau kasih nama itu?" Tanya David sembari membalikkan badannya. Alene mengangguk. "Tapi nggak untuk keduanya," lirih Alene. Zira mengernyit sebentar sebelum membelalakan matanya. Ia menggeleng dengan napas yang tak lagi teratur. Dilihatnya salah satu bayi mungil.yang David gendong. Tidak bergerak. Mungkin tertidur bukan? "Salah satunya harus pergi, Dave." David terdiam kaku. Ia melihat kearah salah satu bayi yang berada di tangan kanannya. Bayi mungil dengan wajah yang masih merah itu terdiam lucu. Tubuh bayi itu diam dan tak bergerak barang sedikit pun. Dan bahkan, bayi itu tidak bernapas! "Kakak bohongkan?" David mengalahkan pandangannya pada Zir

