Masih dengan isak tangisnya, Zira mencoba menenangkan Raline yang terus menangis. Sedangkan Radiva, kini berada pada pangkuan Mbok Surti. "Rara jangan nangis, kalau Rara berenti, Alin sama Diva pasti berenti." Zira menoleh pada Mbok Surti yang kini tersenyum manis padanya. Meyakinkan padanya, bahwa semua akan baik-baik saja. Namun hal itu nyatanya tak semudah yang dipikirkan. Zira bahkan terus memikirkan apakah suaminya itu akan puas, apakah suaminya itu akan berpaling padanya? Dan semua itulah yang membuatnya tak berhenti menangis. Terlalu sakit dan takut untuk Zira. Dengan helaan napas sabar, Zira mencoba mengontrol dirinya sendiri. Ia menahan napasnya sebentar lalu mengeluarkannya perlahan. Ia mencoba tersenyum dan mencium puncak kepala Raline. "Bunda udah berenti na

