"Egoiskah aku jika meminta dia tetap bertahan demi aku?" Dina tersentak dan menahan napasnya sebentar. Ia tau arah pembicaraan Zira berujung kemana. Tapi kenapa dia malah nanya sama dia? Kan dia bukan siapa-siapa? "Kenapa ke saya?" "Karena aku rasa.. kamu sama David bener-bener deket banget. Dan kayanya kamu tau Dave kaya gimana selama ini. Aku cuma butuh jawaban kamu kok. Bukan berfikir kalau kamu gini dan gitu," ucap Zira menjelaskan semuanya. Namun, bagi Dina ini adalah hal yang salah. Dia disini hanya bertugas untuk merawat dan menjaga pasiennya. Bukannya ia tak mau mengurusi tentang orang lain, hanya saja.. menurut nya masalah pribadi yang lebih privasi tidak baik jika meminta pendapat orang lain. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Aku bukan psikolog ataupun dokter yang bis

